Kota Pekalongan – Banjir bandang melanda Kelurahan Kranji, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, pada Senin, 20 Januari 2025. Bencana ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, sejumlah fasilitas umum dan rumah warga mengalami kerusakan parah.
Luapan Sungai Kletak membawa lumpur yang merendam rumah-rumah warga, sementara beberapa jembatan dilaporkan putus. Situasi ini memaksa sekitar 20 warga mengungsi ke lokasi penampungan sementara.
Merespons kondisi darurat tersebut, Unit Bantuan dan Pertolongan Pramuka (UBALOKA) Kwarcab Kota Pekalongan langsung mengerahkan personelnya ke lokasi terdampak. Ubaloka melakukan asesmen, patroli area terdampak, dan membersihkan gorong-gorong yang tersumbat. Tak hanya itu, mereka juga membantu membersihkan lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga.

Kondisi di lapangan masih belum sepenuhnya kondusif. Meski beberapa rumah telah dibersihkan, curah hujan yang tinggi masih menjadi ancaman. Para pengungsi pun memilih bertahan di lokasi penampungan sementara hingga situasi benar-benar aman.
Ubaloka bekerja sama dengan TNI, Polri, PMI, dan sejumlah instansi lainnya untuk menangani bencana ini. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pemulihan infrastruktur serta membantu warga yang terdampak.
Diharapkan upaya yang dilakukan dapat mengembalikan kondisi masyarakat seperti sediakala dan mencegah dampak yang lebih besar jika terjadi banjir susulan. Ubaloka dan seluruh pihak terkait terus memantau perkembangan serta memberikan bantuan hingga situasi benar-benar terkendali.
Jurnalis : Thalita Ayu Nayotama Winawan
Editor : Rosif