ANTISIPASI BENCANA BANJIR DAN ROB, PRAMUKA PEDULI DILATIH KESIAPANNYA KETERLIBATAN DAPUR UMUM KOTA PEKALONGAN

ANTISIPASI BENCANA BANJIR DAN ROB, PRAMUKA PEDULI DILATIH KESIAPANNYA KETERLIBATAN DAPUR UMUM KOTA PEKALONGAN

PRAMUKA KOTA PEKALONGAN – Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Pekalongan menyelenggarakan pelatihan pengetahuan penanggulangan bencana bagi Pramuka Peduli atau disingkat Pramuli. Pelatihan tersebut berlangsung empat hari di Gedung Diklat Pemerintah Kota Pekalongan pada hari Jumat – Senin (5-8/11/2021) dengan jumlah peserta Pelatihan Pramuka Peduli berjumlah 40 orang.

Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan yang selama ini telah banyak melakukan kegiatan bakti masyarakat (community service) dan pembangunan masyarakat (community development) sebagai wujud dari pengamalan Satya dan Darma Pramuka, terpanggil untuk bersama-sama masyarakat dan pemerintah mengembangkan upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup melalui Program Pramuka Peduli dengan pendekatan Tri Bina, yakni Bina Diri, Bina Satuan dan Bina Masyarakat.

Upaya mengembangkan diri baik sebagai subyek maupun obyek pembangunan, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi anggota Gerakan Pramuka, telah diluncurkan Program Pramuka Peduli yang dilaksanakan sejak tahun 2002. Program ini dimaksudkan untuk lebih memberikan arah kepada anggota Gerakan Pramuka agar lebih peduli terhadap lingkungan masyarakat yang pada saat ini sedang mengalami musibah dan bencana, serta tantangan yang akan dihadapi oleh bangsa Indonesia di masa depan. Serta saat ini selaras dengan tujuan Gerakan Pramuka pada Pasal 4 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, bahwa “Gerakan pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.”

Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda memiliki peran yang penting dalam mendukung pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini mengingat kedudukan Gugus Depan sebagai satuan organisasi terdepan dari Gerakan Pramuka yang sebagian besar berada di satuan pendidikan formal jenjang SD/MI/SMP/MTs/SMA/SMK/MA dan Perguruan Tinggi.

Pada kesempataan kali ini, Kwarti Daerah Jawa Tengah menugaskan Kwartir Cabang Kota Pekalongan untuk menyelenggarakan kegiatan fasilitasi penguatan kepramukaan, salah satunya kegiatan Pelatihan Pramuka Peduli bagi Kwartir Ranting se-Kota Pekalongan dengan peserta dari Tenaga Pendidik/Kependidikan jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah di Kota Pekalongan.

Ketua Kwarcab Kota Pekalongan dalam sambutannya berharap bahwa Pelatihan Pramuka Peduli Tingkat Kwarda Jawa Tengah di Kwarcab Kota Pekalongan Tahun 2021 ini dapat ikut mensinergitaskan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana dan dapat berkontribusi pada program Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan Kota Pekalongan dalam upaya meningkatkan kemampuan sumber daya di satuan pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bencana sebagaimana ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana. Sehingga sinergitas dan komitmen bersama ini kami harapkan terus untuk dilaksanakan sebagai bentuk pelaksanaan pembangunan daerah Kota Pekalongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *