PESERTA EVALUASI NARAKARYA LANJUTAN KWARCAB KOTA PEKALONGAN PRESENTASIKAN RENCANA MEMBINA KEPADA TIM PELATIH PENDAMPING

PESERTA EVALUASI NARAKARYA LANJUTAN KWARCAB KOTA PEKALONGAN PRESENTASIKAN RENCANA MEMBINA KEPADA TIM PELATIH PENDAMPING

PRAMUKA KOTA PEKALONGAN – Setelah 6 (enam) bulan pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) pada bulan November 2020, maka Kwartir Cabang Kota Pekalongan menyelenggarakan Evaluasi Masa Pengembangan Narakarya Lanjutan kepada Peserta Kursus yang dilaksanakan secara sederhana dan khidmat hari ini Jumat, 10 April 2021 bertempat di SMP N 4 Pekalongan.

Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 047 Tahun 2018 tentang Pedoman Anggota Dewasa dalam Gerakan Pramuka yang menyebutkan ketentuan bahwa masa pengembangan setelah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) dinamakan “Narakarya Lanjutan”. Narakarya Lanjutan adalah proses yang harus diselesaikan selama 6 (enam) bulan pasca penyelenggaraan kursus sehingga yang bersangkutan mendapat Surat Hak Bina (SHB) Pembina Pramuka Mahir Lanjutan yang diterbitkan oleh Kwartir Cabang.

Peserta Evaluasi Narakarya Lanjutan ini diikuti oleh 40 orang dari Pangkalan SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA di Kwarcab Kota Pekalongan. Bagi peserta yang dinyatakan telah selesai Narakarya Lanjutan maka akan dilakukan Pengukuhan dengan pemasangan selendang mahir, serta berhak memakai pita mahir, badge tanda kualifikasi pembina mahir dan mendapatkan Surat Hak Bina (SHB) Pembina Pramuka Mahir Lanjutan sesuai golongan masing-masing.

Salah satu Peserta Evaluasi Narakarya Lanjutan, Kak Eko Purbo Rosanto, S.H. sedang mempresentasikan salah satu materi pionering (tali temali) kepramukaan di Golongan Penegak dan aplikasinya dalam kegiatan perkemahan maupun kehidupan sehari-hari. Sedangkan peserta dari Golongan Siaga memberikan semacam praktik permainan mengenal pancasila agar dapat mudah dipahami oleh Anggota Pramuka Siaga. Selanjutnya Tim Pelatih Pendamping masing-masing memberikan evaluasi atas praktik rencana membina yang disampaikan sebagai kesimpulan dalam kegiatan ini.

Seluruh Panitia dan Peserta yang terlibat selalu komitmen gerakan ‘Jogo Pramuka’ dengan mematuhi protokol kesehatan berupa memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki ruangan dan melaksanakan jaga jarak interaksi fisik (physical distancing) selama kegiatan berlangsung dengan didampingi Satgas ‘Jogo Pramuka’ Kwarcab Kota Pekalongan untuk memastikan suhu tubuh normal dan kondisi peserta dalam keadaan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *